Senin, 05 November 2018

Kisah Nabi Isa Di Angkat Oleh Allah

Berbagai cara telah dilakukan untuk membendung dampak Nabi Isa. Namun, pengikut Nabi Isa semakin beragam. Oleh oleh alasannya yaitu itu, para pemuka agama Yahudi bersepakat untuk membunuhnya.

Nabi Isa dan beberapa follower setia bersembunyi alasannya yaitu Nabi Isa telah mengetahui niat jahat mereka. Namun, salah seorang follower Nabi Isa, Yahuza, telah berkhianat. Ia menghadiahkantahukan daerah persembunyian Nabi Isa.


Pada hari yang telah ditentukan, warga Yahudi menyerbu daerah persembunyian Nabi Isa. Pada dikala itulah, Tuhan mengangkat Nabi Isa ke langit. Dalam Surat Ali Imran ayat 55, Tuhan telah berfirman perihal diangkatnya Nabi Isa. “(Ingatlah) dikala Tuhan berfirman, ‘Hai Isa, bersama-sama saya akan memberikan kau kepada selesai sajalmu dan mengangkat kau kepada-Ku serta membersihkan kau dari warga yang kafir, dan menyebabkan warga yang mengmengikutii kau di atas warga yang kafir sampai hari kiamat. Kemudian hanya kepada akulah kembalimu, kemudian saya tetapkan di antaramu perihal hal-hal yang selalu kau berselisih padanya.” (QS. Ali Imran : 55)

Ayat lain yang juga menegaskan bahwa Nabi Isa diangkat oleh Tuhan yaitu Surat An-Nissa ayat 158. “Namun (yang sesungguhnya), Tuhan telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan Tuhan yaitu Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
Ketika warga Yahudi sampai di daerah persembunyian Nabi Isa, Tuhan telah mengubah wsajah Yahuza mirip wsajah Nabi Isa. Orang-orang Yahudi pun menangkap Yahuza yang disangka Nabi Isa. Yahuza mencoba menghadiahkantahu mereka bahwa ia bukanlah Nabi Isa. Namun, semua itu sia-sia saja.

Orang-orang Yahudi menyalib Yahuza di papan. Kedua tangannya dipaku. Mereka semua sangat bahagia melihat kejadian itu. Mereka semua tidak menyadari bahwa yang berada di papan salib itu yaitu Yahuza. Yahuza pun mati.

Surat An-Nissa ayat 157 menyatakan bahwa mereka tidak membunuh Nabi Isa dan tidak pula menyalibnya. Namun, mereka membunuh orang yang wsajahnya diuntuk mirip Nabi Isa. “Dan alasannya yaitu ucapan mereka, ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa Putra dari Maryam, Rasul Allah’, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, namun (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya warga yang berselisih paham perihal (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan perihal yang dibunuh itu. Mereka semua tidak menggunakan keyakinan perihal siapa yang dibunuh itu, kecuali mengmengikutii persangkaan belaka. Mereka semua tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu yaitu Isa.” Mereka semua menyebut Isa Putra dari Maryam itu Rasul Tuhan ialah sebagai olok-olokan alasannya yaitu mereka sendiri tidak mempercayai kerasulan Isa itu.

Anda dapat membaca lebih mengenai kisah nabi-nabi dengan membuka pada blog utama kami.

Oleh Sugiasih, S.Si.

Ini Yang Terbaru